Ketahui Susunan dan Sistematika Penulisan Skripsi yang Tepat

0 Comments

Untuk bisa menghasilkan skripsi yang berkualitas, terdapat beberapa hal yang harus Anda pahami. Salah satunya berkaitan dengan susunan dan sistematikan penulisannya yang tepat.

 

Artikel

Skripsi adalah suatu karya tulis ilmiah yang ditujukan bagi kalangan akademisi di lingkup perguruan tinggi. Tujuan skripsi dapat dilihat dari berbagai sudut pandang baik dosen maupun mahasiswa. Namun, secara umum skripsi bertujuan untuk memenuhi syarat mendapatkan gelar sarjana bagi mahasiswa/i tingkat akhir sesuai dengan bidang keilmuannya. Untuk bisa mendapatkan kualitas tulisan yang bagus, ada beberapa hal yang harus Anda pahami saat menuliskannya seperti susunan dan sistematikanya. Penjelasan rincinya dapat Anda simak pada pembahasan berikut ini.

Tujuan Penulisan Skripsi

Secara umum ada dua tujuan skripsi yang dilihat dari dua sisi yang berbeda, yakni mahasiswa dan dosen.

1.     Bagi Dosen

Skripsi berguna untuk menguji kelayakan mahasiswa/i guna mendapatkan gelar sarjana di bidang keilmuannya. Dikarenakan yang bersangkutan akan membawa nama baik perguruan tinggi, tentu hal ini harus diperhatikan dengan baik.

2.     Bagi Mahasiswa

Dari sisi mahasiswa penulisan skripsi berguna untuk memenuhi tugas akhir perkuliahan. Disamping itu juga sebagai syarat untuk mendapatkan gelar sarjana.

Karakteristik Karya Ilmiah Skripsi

Ada beberapa karakteristik skripsi yang perlu untuk Anda pahami. Penjelasan lengkapnya dapat Anda simak pada poin-poin berikut ini.

  1. Skripsi ditulis dengan kaidah keilmiahan dan tata bahasa yang baku sesuai dengan PUEBI.
  2. Pemilihan metode penelitan yang digunakan bervariasi dan dapat disesuaikan dengan bidang keilmuan.
  3. Karya yang ditulis merupakan hasil dari studi lapangan melalui proses kajian yang panjang. Sehingga harus dipastikan bahwa skripsi tersebut bebas dari ancaman plagiarisme.
  4. Karya tulis ilmiah ini diperoleh dari proses analisis data lapangan ditambah dengan kombinasi teori dan penelitian terdahulu yang relevan.

3 Bentuk Susunan Dasar Skripsi

Susunan skripsi sebenarnya terdiri atas tiga bentuk dasar, yakni bagian awal, inti, dan akhir. Penjelasan masing-masing poin dapat Anda simak berikut ini.

1.     Bagian Awal Skripsi

Pada bab ini Anda akan menemui beberapa bagian mulai dari sampul luar, lembar pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, hingga daftar lampiran. Untuk bagian kata pengantar tersendiri Anda bisa menyusunnya sesederhana mungkin, namun bisa juga Anda mengacu pada contoh kata pengantar laporan pada umumnya.

2.     Bagian Inti Skripsi

Untuk bagian inti, Anda akan mendapati beberapa bagian yang isinya lebih kompleks. Dimulai dari bab pendahuluan, isi hingga penutup masing-masing memiliki sub poinnya tersendiri. Misalnya saja bab pendahuluan, ada latar belakang, pembatasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan lain sebagainya. Begitupun dengan bab lainnya yang memiliki topik kajian tersendiri.

3.     Bagian Akhir Skripsi

Untuk bagian akhir skripsi ini biasanya terdiri atas daftar pustaka yang berisikan sumber pengambilan data maupun teori. Selain itu lampiran hasil maupun hal lain yang releavan pun turut masuk dalam bagian tersebut.

Sistematika Penulisan Skripsi yang Tepat

Agar terhindar dari ancaman revisi berulang kali, ada baiknya dalam menyusun skripsi harus memperhatikan sistematika penulisannya. Berikut penjelasannya untuk Anda simak secara saksama.

1.     Kertas yang Digunakan

Penulisan skripsi dilakukan dengan menggunakan kertas HVS A4 ukuran 80 mili gram. Adapun untuk penggandaan skripsi yang dimungkinkan pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kejelasan dan kebersihan kertas fotokopi.

2.     Jenis Huruf

Skripsi adalah salah satu jenis karya tulis ilmiah, sehingga penggunaan tata bahasa yang baku serta huruf yang formal pun harus diperhatikan. Anda diharuskan menggunakan jenis times new roman ukuran 12.

3.     Margin

Sesuai dengan standar penulisan karya tulis ilmiah pada umumnya, Anda pun bisa menerapkannya saat menulis skripsi. Untuk batas atas kertas gunakan ukuran 4 cm, sama halnya dengan bagian samping kiri. Sedangkan untuk samping kiri dan bawah kertas silakan gunakan ukuran 3 cm. Agar tidak salah dalam penggunaan ukuran marginnya, Anda bisa melakukan pengecekan di menu page layout.

4.     Format Spasi

Ada perbedaan penentuan spasi pada tiap bagian skripsi. Misalnya saja untuk jarak antar baris dalam teks ditentukan sebesar dua spasi. Begitupun dengan jarak antara bab dengan sub bab pun dipilih dua spasi. Namun, untuk bagian judul gambar, tabel maupun nomor Anda diharuskan menggunakan spasi tunggal.

5.     Penggunaan Simbol atau Lambang

Penulisan satuan, simbol maupun lambang dalam skripsi merupakan hal yang wajar dilakukan. Hal ini berguna agar kaidah keilmiahan tetap terjaga karena menerapkan standar yang berlaku. Anda bisa menemukan beberapa simbol atau lambang tersebut pada fitur yang telah disediakan microsoft word.

6.     Pemberian Nomor Halaman

Pemberian nomor di tiap halaman skripsi pun ada aturannya. Untuk bagian awal skripsi dimulai dari kata pengantar hingga daftar lampiran, nomor halaman harus ditulis dalam bentuk angka romawi kecil. Sedangkan bab selanjutnya ditulis dalam bentuk angka arab.

7.     Pembuatan Tabel

Pembuatan tabel dalam skripsi harus menyatu dalam satu halaman dan tidak boleh terpisah. Jika memang tidak memungkinkan, maka diharuskan menuliskan kalimat lanjutan tabel (sebutkan judul tabel) di halaman lanjutan.

Itu dia penjelasan lengkap mengenai susunan dan sistematika penulisan skripsi yang tepat. Untuk mendapatkan informasi serupa, silakan akses sumber lain yang relevan. Semoga bermanfaat.