Apa Itu Sertifikasi ISO Dan Kenapa Sertifikasi ISO Itu Penting

0 Comments

Dalam banyak sekali pelatihan ISO sebetulnya sudah disampaikan apa itu ISO, mengapa ISO penting, jenis-jenis ISO dan berbagai macam hal lainnya tentang ISO. Tetapi tentu saja yang mengetahui hal tersebut adalah mereka yang mengikuti pelatihan, sedangkan bagi yang tidak mengikuti pelatihan maka jelas wajar rasanya jika tidak tahu. Itulah mengapa banyak orang yang mencari tahu mengenai sertifikasi ISO itu.

Tetapi sebelum lebih lanjut membahas apa itu sertifikasi ISO, perlu dipahami bahwa sertifikasi ISO bukanlah sertifikasi untuk individu melainkan untuk perusahaan, organisasi, lembaga ataupun sejenisnya. Tetapi bagi pembaca sekalian yang sekedar ingin tahu tentang ISO, tidak ada salahnya untuk melanjutkan menyimak pembahasan tentangnya berikut ini.

Mengenal Sertifikasi ISO

Pixabay.com

Sertifikasi ISO adalah sertifikat yang diberikan kepada perusahaan atau pihak semacamnya yang dianggap telah mencapai suatu standar berskala internasional pada suatu sistem manajemen, dimana yang diukur adalah mutu dari perusahaan, lembaga, organisasi maupun pihak semacamnya itu. Sertifikasi ISO dikeluarkan oleh ISO, karena memang ISO sendiri merupakan suatu organisasi. ISO memiliki peranan yang begitu penting dalam melakukan pengukuran tentang bagaimana kredibilitas dari suatu perusahaan yang hendak bersaing dalam pasar global serta tentu saja merupakan salah satu langkah guna meningkatkan sistem manajemen mutu perusahaan itu.

Perusahaan atau pihak-pihak yang telah memiliki sertifikasi ISO bakal mempunyai potensi untuk lebih mungkin memenangkan persaingan pasar. Hal tersebut dapat terjadi disebabkan karena telah adanya jaminan terhadap kualitas atas produk maupun jasa yang ditawarkan. Lebih jelasnya, ada beberapa manfaat yang didapatkan dari dimilikinya sertifikasi ISO. Manfaat-manfaat yang dimaksud yaitu sebagai berikut.

Kepercayaan dan Kredibilitas dapat meningkat

Dengan diterapkannya sistem manajemen mutu, maka suatu perusahaan bisa menjamin kredibilitas yang mereka miliki. Kredibilitas sendiri maksudnya yaitu kendali atas proses maupun prosedur dari sebuah perusahaan guna memastikan jika terdapat sesuatu hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya maka langkah antisipasi akan segera dilakukan dengan cepat. Sehingga pada akhirnya aspek kredibilitas ini bakal menelurkan nilai positif pada kepuasan para pelanggan.

Memberikan Jaminan Kualitas Standar Internasional

Agar bisa mendapatkan sertifikasi dari ISO maka suatu perusahaan mesti melewati sebuah siklus yang biasa dikenal dengan sebutan PDCA dengan rincian siklus yaitu identifikasi, analisis, serta eksekusi suatu pemecahan masalah guna menjamin mutu internasional. Siklus ataupun prinsip ini merupakan prinsip skala internasional yang pastinya diterapkan juga di segala macam industri.

Kinerja Karyawan Lebih Optimal

Masih terkait dengan prinsip manajemen mutu, dimana semua prinsip itu ditetapkan guna bisa diikuti oleh semua karyawan dari mulai karyawan di level staff sampai ke level eksekutif pada perusahaan yang menerapkan standar ISO. Hal tersebut tentu dapat memicu semua karyawan sehingga kualitas dapat terjaga, dan lebih efisien.

Meningkatkan Citra Perusahaan

Manfaat terakhir yaitu tentu saja citra dari perusahaan yang menerapkan standar ISO di dalamnya akan lebih meningkat. Itulah mengapa banyak sekali perusahaan, organisasi, lembaga maupun pihak semacamnya yang menerapkan standar ISO akan mencantumkan hal tersebut agar diketahui khalayak ramai.

Hal Yang Harus Dilakukan Guna Mendapatkan Sertifikasi ISO

Pixabay.com

Mengetahui berbagai manfaat dari penerapan standar ISO seperti dia atas memang membuat banyak sekali pihak semangat untuk dapat segera mendapatkan sertifikasi ISO tersebut. Tetapi sebelumnya harus diketahui terlebih dahulu hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar sertifikasi ISO bisa didapatkan.

Pertama-tama, perusahaan atau pihak yang hendak mendapatkan sertifikasi ISO haruslah membuat komitmen terlebih dahulu. Komitmen di sini maksudnya komitmen untuk menerapkan standar ISO serta memastikan juga bahwa standar ISO yang hendak dicapai sudah tepat bagi perusahaan.

Selanjutnya yaitu membentuk tim ISO yang tugasnya tentu saja memastikan komponen-komponen di dalam standar ISO terpenuhi. Baru kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan pelatihan ISO yang dilaksanakan untuk seluruh karyawan pada semua level. Dalam melakukan pelatihan ISO tentu saja akan lebih baik mempercayakan pada lembaga pelatihan ISO yang sudah banyak beredar dimana-mana.

Setelah pelatihan tentang ISO didapatkan, maka berikutnya tinggal melakukan gap analisis terlebih dahulu. Gap analisis maksudnya adalah untuk menemukan hal-hal apa saja dari prosedur operasi perusahaan yang kiranya kurang sesuai dengan standar ISO. Barulah kemudian pembuatan dokumen-dokumen sudah bisa mulai dilakukan. Dokumen yang dimaksud misalnya tentang ketetapan kebijakan, struktur organisasi dari perusahaan, rincian tugas pokok dan fungsi tiap divisi maupun departemen, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Setelah langkah-langkah sebelumnya dilakukan barulah implementasi ISO bisa mulai diterapkan, karena memang ada ketentuan waktu sebelum sertifikasi ISO bisa didapatkan. Ketentuan waktu yang dimaksud yaitu menjalankannya selama 3 bulan terlebih dahulu guna memastikan seluruh karyawan paham dan menjalankannya. Selain itu, waktu 3 bulan juga memberikan kesempatan kepada tim audit internal untuk dapat melakukan tugasnya mengevaluasi jalannya penerapan standar ISO yang sedang berusaha dicapai.

Terakhir barulah audit sertifikasi ISO dapat dilakukan. Tahapan yang satu ini merupakan tahapan penentuan layak atau tidaknya suatu perusahaan mendapatkan Sertifikat ISO. Sehingga bagi perusahaan yang merasa telah memenuhi persyaratan sistem standar ISO, bisa segera mengusulkan permohonan sertifikasi ISO kepada Badan Sertifikasi ISO.