Sering Kali Jadi Perbebatan, Bolehkan Ibu Menyusui Makan Jengkol?

0 Comments

Masa-masa menyusui eksklusif adalah masa yang berat untuk ibu karena harus memperhatikan setiap makanan dan minuman masuk ke dalam tubuh. Semua dijaga kandungan gizinya demi memberikan ASI yang sehat bagi bayi. Seringkali ibu menyusui harus puasa untuk beberapa makanan yang mereka inginkan. Lalu bolehkan ibu menyusui makan jengkol? Banyak mitos yang mengatakan bahwa jika ibu makan jengkol maka ASI yang dihasilkan akan terasa pahit dan berbau. Benarkah? Mari simak penjelasan berikut.

Fakta Menarik Seputar Jengkol Wajib Diketahui

  1. Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Jengkol adalah makanan primadona meskipun memiliki bau yang tajam dengan sedikit sensasi pahit. Namun jika diolah secara benar, jengkol dapat mendatangkan manfaat yang baik. Berikut manfaat dari jengkol:

  • Mencegah anemia : dalam jengkol terkandung zat besi yang akan mencegah ibu menyusui terkena anemia
  • Meningkatkan daya tahan tubuh : jengkol terkenal kaya akan vit C yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui yang mudah merasa lelah
  • Mengatasi sembelit : selain kaya akan vitamin dan zat besi, jengkol juga kaya akan serat yang dapat membantu proses pencernaan.
  1. Bolehkah ibu menyusui makan jengkol?

Sampai sekarang belum ada penelitian secara medis yang menyebutkan bahwa jengkol berbahaya untuk ibu menyusui. Hal ini menyadarkan kita bahwa tidak ada larangan untuk mengonsumsinya, namun dengan catatan harus dengan jumlah dan diolah dengan baik dan tepat.

Bagi ibu menyusui yang memiliki pencernaan sensitif sangat dianjurkan tidak memakannya karena dapat meningkatkan asam lambung. Kondisi kesehatan yang buruk pada ibu akan mempengaruhi menurunnya jumlah ASI.

  1. Mengolah Jengkol dengan Baik dan Benar

Jengkol akan aman untuk ibu menyusui jika diolah secara benar dan matang secara sempurna. Jengkol yang tidak diolah secara tepat akan mengandung bakteri seperti Lesteria yang berbahaya bagi ibu menyusui. Ibu menyusui juga tidak dianjurkan untuk mengonsumsi jengkol mentah atau setngah matang karena dapat menyebabkan keracunan, terbentuknya batu ginjal, dan memicu bau pada badan, urine dan nafas.

Untuk menjaga kesehatan ibu dan nutrisi ASI yang baik untuk si buah hati, sebaiknya bunda mengonsumsi jengkol sesekali saja dan mengutamakan makanan yang bergizi tinggi. Semoga bermanfaat!.