Mengenal Cara Mencegah Diare Pada Bayi

0 Comments

Bayi disebut terkena diare jika fesesnya encer berstruktur seperti air dan hal ini terjadi tiga kali bahkan lebih dalam sehari. Biasanya, diare bayi juga diikuti dengan gejala lainnya seperti mual, muntah, nyeri di bagian perut dan tidak nafsu makan ataupun minum susu.

Jika bayi hanya mengkonsumsi ASI ekslusif, saat menyusui ia bisa langsung buang air besar saat itu pula.  Penyebab utamanya parasit, bakteri dan virus. agar bayi terhindar dari diare, perlu adanya upaya pencegahan.

Cara Mencegah Diare Pada Bayi

IDI atau Ikatan Dokter Indonesia telah mengeluarkan sejumlah panduan tentang tata cara untuk mencegah diare secara sederhana pada bayi. Hal ini diharapkan supaya para orangtua bisa langsung mempraktekkannya dalam upaya pertolongan pertama di rumah. Inilah cara-caranya:

  1. Amati perilaku bayi

Amati struktur fesesnya, amati pula apakah ada kemungkinan bayi anda terkena dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi adalah seperti bibirnya kering, cenderung lesu dan mengantuk, frekuensi buang air kecil yang menurun, rewel dan ubun-ubunnya terlihat cekung.

 

  1. Beri oralit

Oralit adalah cairan yang dibuat dari air dan elektrolit. Memberi bayi oralit bertujuan untuk mencegah bayi dehidrasi saat diare. Bila bayi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda dehidrasi, berioralit antara 5 hingga 10 ml tiap buang air besar bertekstur cair.

 

  1. Hindari memberinya minuman manis

Walaupun bayi memerlukan elektrolit guna menghindari terkena dehidrasi, jangan memberinya jenis minuman yang manis. Minuman manis akan membuat diarenya semakin berat.

 

  1. Jangan batasi makanannya

Hal ini agar diarenya tidak semakin parah. Terus saja menyusuinya langsung atau bisa pula memberinya susu formula. Beri pula air putih ketika usianya dibawah 6 bulan selain memberinya ASI ekslusif.

Pada umumnya, kebanyakan kasus diare pada bayi akan sembuh sendiri. Namun demikian, bila langkah-langkah tadi belum menunjukkan perubahan baik pada bayi maka bawa bayi ke dokter agar diperiksa lebih lanjut dan mendapat penanganan dengan tepat.

Kapankah bayi harus dibawa ke dokter? Jika keadaan bayi semakin memburuk ditandai dengan gejala-gejala lainnya yaitu seperti suhunya 380C atau bahkan lebih, bayi lemas dan tidak mau menyusu, disertai demam lebih dari sehari dengan buang air kecil yang sedikit, muntah-muntah, tidak dapat makan atau minum dan bayi semakin rewel atau menangis terus. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka cara-cara mencegah diare pada bayi perlu dikenali.