Ini Dia Mitos dan Fakta Bahaya Mewarnai Rambut saat Hamil

0 Comments

Banyak orang yang menganggap bahwa mewarnai rambut saat hamil berbahaya. Memang paparan bahan kimia yang ada pada pewarna rambut bisa mengakibatkan dampak tersendiri bagi ibu hamil. Namun, apakah benar bahwa ada bahaya mewarnai rambut saat hamil? Simak ulasannya berikut ini.

Mitos dan Fakta Bahaya Mewarnai Rambut Saat Hamil

Ada yang berpendapat bahwa mewarnai rambut saat hamil berbahaya, tetapi ada pula yang sebaliknya. Sebenarnya, masih sedikit penelitian yang membahas tentang hal satu ini. Berikut pembahasan selengkapnya.

  1. Mitos: Mengecat Rambut Berbahaya bagi Janin

Mitos yang beredar saat ini adalah zat kimia yang ada pada pewarna rambut dapat masuk ke pori-pori kulit kepala. Faktanya, risiko zat kimia tersebut memang ada, tetapi risiko kesehatannya sangat kecil.

  1. Mitos: Tunggu Sampai Trimester Kedua

Meskipun banyak yang menyarankan agar menunggu sampai trimester kedua, faktanya pewarnaan rambut tidak ada pengaruhnya pada usia kehamilan. Namun, apabila Anda mengalami iritasi, sebaiknya hentikan proses pewarnaan.

  1. Mitos: Tekstur Rambut saat Hamil Sulit Diwarnai

Perubahan tekstur rambut sebenarnya tidak ada hubungannya saat kehamilan. Tiap orang memiliki jenis rambut yang beragam. Hormon saat hamil memang akan bereaksi, tetapi tidak begitu berpengaruh pada proses pewarnaan.

Tips Memilih Pewarna Rambut yang Aman

Sebenarnya mewarnai rambut tidak begitu berbahaya bagi ibu hamil. Asalkan Anda bisa memilih pewarna rambut yang aman. Berikut ini tips memilihnya yang bisa Anda coba.

  1. Pilih pewarna yang sudah terdaftar BPOM.
  2. Ikuti petunjuk yang ada dalam kemasan.
  3. Cat rambut Anda di ruangan berventilasi cukup.
  4. Apabila terasa iritasi, sebaiknya hentikan penggunaan.

Nah itu dia ulasan mengenai mitos dan fakta tentang bahaya mewarnai rambut saat hamil. Meskipun risikonya kecil, pastikan Anda memilih produk pewarna rambut yang aman agar tidak membahayakan diri dan janin. Semoga bermanfaat.