Harimau Putih

0 Comments

Tuhan menciptakan manusia, hewan, dan tumbuhan agar kita bisa saling hidup berdampingan. Tak hanya itu saja, Tuhan pun membuat ciptaan-Nya dengan memberikan kesempurnaan. Baik manusia, hewan, ataupun tumbuhan memiliki sisi seni yang membuatnya terlihat unik saat dipandang. Dalam dunia tumbuhan, ada banyak jenis bunga yang memiliki aneka warna dan harum nan wangi semerbak. Sedangkan dalam dunia binatang, ada beberapa keunikan lain yang sering terjadi akibat fitur genetik. Salah satunya adalah albino dan melanin. Albino adalah kondisi dimana seekor hewan memiliki warna putih full di seluruh tubuhnya. Sedangkan melanin adalah kebalikan dari albino, yakni memiliki warna hitam pekat karena kelainan genetik.

Salah satu hewan albino yang paling populer adalah harimau putih. Dalam bahasa Inggris, White Tiger terdengar lebih anggun sekaligus mempesona. Ya, hewan ini memang tidak ada bedanya dengan keluarga harimau lain. Hanya saja, Tuhan memberikan anugerah dengan adanya ge resesif yang membuat warnanya seakan pudar dan tidak terlihat seperti biasa. Belang pada kulit harimau yang biasanya berwarna oranye dan hitam pun berbeda, kini htam dan putih, persis seperti zebra. Di alam liar sana, kemungkinan untuk mendapatkan anakan harimau putih sangat kecil. Bahkan kelahiran anakan harimau putih memiliki perbandingan yang sangat mencolok, kurang lebih hanya 1 diantara 10.000 kelahiran. Hal ini membuat keberadaan White Tiger menjadi hewan yang eksotis, unik, dan sangat langka. Jika harimau itu sendiri sudah dicap sebagai hewan langka, maka harimau putih amat sangat langka.

Sejauh ini, sulit untuk melihat keberadaan hewan ini di habitat aslinya secara langsung. Untung di beberapa kebun binatang di Indonesia terdapat harimau putih yang sudah ditangkap dan dicoba untuk dilestarikan. Perkembangan teknologi di bidang genetik memungkinkan untuk melakukan perulangan guna menghasilkan harimau putih. Akan tetapi, tingkat kesuksesannya pun sangat kecil. Bahkan hingga saat ini, belum ada satupun percobaan sukses untuk mendapatkan anakan harimau putih meski sudah dikawin silangkan dengan harimau spesies lain. Akankah peneliti mampu menghasilkan harimau putih dari kawin silang harimau lain?