Inilah 3 Macam Hadits Tentang Jujur dan Maknanya

0 Comments

Sebagai umat muslim, kita harus mengenal berbagai hadits tentang jujur dalam kehidupan karena sifat jujur merupakan akhlak yang sangat penting dalam agama Islam. Selain itu, di dalam Al-Qur’an juga banyak ayat yang berhubungan dengan kejujuran. Adanya ayat dan hadits tersebut bertujuan untuk memberikan kemaslahatan dalam kehidupan.

Jujur dalam Islam juga merupakan ciri orang beriman dan bertakwa kepada Allah. Sifat jujur itu sendiri juga peru dilatih sejak kecil agar menjadi kebiasaan sampai dewasa dan dipraktikkan dalam semua bidang kehidupan. Jujur harus terapkan dalam perkataan dan perbuatan. Orang sulit mempraktikkan kejujuran jika terlalu cinta dengan kehidupan atau duniawi dan melupakan akhirat.

Macam-Macam Hadits tentang Jujur dalam Kehidupan

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, setiap umat muslim harus senantiasa bersikap jujur dan menghindari sikap dusta. Sikap jujur akan membawa Anda kepada kebajikan atau ketakwaan dan ketakwaan akan mengantarkan kita ke surga. Sebaliknya, sikap dusta adalah perbuatan dosa dan berbuat dosa akan mengantarkan Anda ke neraka.

Penjelasan di atas merupakan makna dari hadits tentang jujur yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. Selanjutnya, berikut ini beberapa macam hadits tentang jujur dalam berbagai bidang kehidupan.

Jujur dalam Berdagang

Dalam berdagang atau berjual beli, Anda juga harus menerapkan sikap jujur sebagaimana hadits berikut ini:

Penjual dan pembeli memiliki hak khiyaar (pilih) selama mereka belum berpisah. Apabila keduanya jujur dan saling menjelaskan, maka mereka akan diberkahi di dalam jual beli mereka. Apabila mereka berdusta dan saling menyembunyikan (cacat) maka akan dilenyapkan keberkahan jual beli mereka.”

Disebutkan dalam hadits di atas bahwa perdagangan yang kita lakukan akan diberi keberkahan jika dilakukan dengan jujur. Artinya, tidak ada unsur atau niat saling menipu atau menyembunyikan sesuatu untuk mendapatkan keuntungan.

Jujur dan Amanat dalam Keuangan

Sikap jujur juga terutama sangat dibutuhkan ketika sesorang berurusan dengan masalah keuangan. Contohnya adalah Anda yang berprofesi sebagai bendahara dan sejenisnya. Mengenai hal itu, Rasulullah bersabda:

Bendahara muslim yang diberi amanat ketika memberi sesuai yang diperintahkan untuknya secara sempurna dan berniat baik, lalu Ia menyerahkan harta tersebut kepada orang yang ditunjuk, maka keduanya (pemilik harta dan bendahara) termasuk ahli sedekah.

Pekerjaan apa pun, termasuk menjadi bendahara keuangan, harus ditunaikan dengan sikap amanat dan jujur. Bendahara yang dimaksud di sini yaitu mereka yang diberi tanggung jawab untuk menyimpan harta dan memberikannya kepada orang yang ditunjuk.

Jujur dalam Menuntut Ilmu

Banyak sekali hadits tentang jujur dalam menuntut ilmu yang perlu Anda ketahui agar tidak lupa diri. Menuntut ilmu adalah sebuah perbuatan baik yang sangat dianjurkan di dalam Islam. Banyak keutamaan yang akan didapatkan oleh mereka yang bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Sayangnya, masih banyak pelajar yang melupakan sikap jujur dan amanat dalam menuntut ilmu.

Dalam Ath-Thabrani riwayat dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda: “Hendaknya kalian saling memberi nasihat tentang ilmu. Sesungguhnya, khianat dari salah seorang kalian terhadap ilmunya itu lebih besar daripada pengkhianatan terhadap hartanya”.

Jadi, dalam menuntut ilmu, Anda harus saling menasihati dan jangan berdusta atau mengada-ada tentang ilmu yang sudah dipelajari. Jika Anda mengada-ada atau menyampaikan ilmu yang keliru/menyimpang, maka itu termasuk ke dalam perbuatan dusta.

Keutamaan Orang yang Jujur dalam Islam

Hadits-hadits di atas menegaskan betapa pentingnya sikap jujur di dalam Islam. Menerapkan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari juga akan membuat Anda mendapatkan banyak keutamaan seperti berikut ini.

  • Merasakan Ketenangan Hati

Keutamaan yang pertama berkaitan dengan hadits tentang jujur yaitu merasa tenang hatinya. Disebutkan bahwa seseorang yang meneladani sikap jujur akan merasa tenang hatinya karena senantiasa berkata sesuai dengan kenyataan. Sedangkan jika berbohong atau berdusta, maka di dalam hatinya akan penuh dengan kebingungan dan kegelisahan.

  • Mendapat Keberkahan dalam Berdagang

Bersikap jujur dalam bidang kehidupan apa pun, termasuk dalam berdagang akan membawa keberkahan pada kehidupan Anda. Sikap jujur dari seorang pedagang adalah sikap yang disukai pembeli. Jika Anda bersikap jujur dalam berdagang, pembeli akan percaya kepada Anda dan merekomendasikan Anda kepada orang lain sehingga rezeki pun akan terus mengalir.

  • Mendapatkan Surga

Allah juga sudah menjanjikan kita semua akan masuk surga jika meneladani sikap jujur, ikhlas, dan amanat seperti yang dicontohkan Rasulullah. Mendapatkan kesempatan untuk menjadi penghuni surga merupakan keberuntungan yang sangat besar dan hal itu bisa diraih dengan selalu menjaga sikap jujur.

Nah, itulah kumpulan hadits tentang jujur dan amanat dalam setiap bidang kehidupan yang dikutip dari https://al-fikry.com/. Jujur adalah salah satu sifat yang mulia dan akan memberikan keberkahan dalam kehidupan Anda. Sebaliknya, jika Anda berbohong atau tidak jujur akan mendapatkan malapetaka dan keburukan dalam hidup.