Ciri ciri Anak yang Terminum Air Ketuban

0 Comments

Pada setiap orang tua pasti ingin agar kondisi kesehatan anaknya dapat berkembang dan tumbuh normal dan baik sesuai dengan usianya. Setiap orang tua  mestinya ingin selalu menjaga agar anaknya terhindar dari yang namanya gangguan pertumbuhan anak.

Bagaimana usaha yang dilakukan demi menjaga anak memiliki keadaan yang normal dan tidak terganggu dengan masalah kesehatan,pastinya ini menjadi tugas para ibu dimana ketika anak atau janin masih berada di dalam kandungan.Tentunya para ibu tidak mau terjadi hal yang tiak di inginkan seperti kondisi di mana bayi terminum air ketuban.

Agar mengetahui permasalahan anak kita terminum air ketuban atau tidak, terdapat beberapa ciri yang di munculkan oleh si bayi ketika ketika dilahirkan.

Bagaimana ciriciri anak yang terminum air ketuban atau tidak? Berikut ini adalah ciri-ciri yang Bunda harus ketahui ;

1. Kesulitan bernafas

Hal ini menjadi  hal pertama yang dapat menjadi ciri anak terminum air ketuban,atau menghirup air ketuban selama proses persalinan. Sehingga mengakibatkan si bayi kesulitan untuk bernafas dengan baik akibat sumbatan pada saluran  pernafasan yang terisi dengan cairan ketuban yang kental sebab adanya mekonium sampah metabolisme akibat stress saat persalinan.

2. Bayi tidak menangis saat lahir

Setiap bayi yang baru lahir pasti menangis hal ini sangat normal, tetapi ketika bayi setelah dilahirkan tidak menangis hal ini menunjukan akan sesuatu yang tidak biasa yang artinya bisa terjadi sesuatu pda si bayi tersebut. Salah satu penyebabnya adalah terminum air ketuban yang masuk ke paru-paru sehingga bayi tidak bisa menangis.

3. Paru paru basah

Ciri berikutnya adalah paru parub yang basah,hal ini dapat terlihat ketika  si bayi ini bernafas dan dapat di lihat dari kelembaban udara ketika si bayi bernafas. Akan sangat berbahaya jika hal ini di biarkan karena dapat mengakibatkan dampak yang buruk bagi kesehatan bayi.

4. Perkembangan anak lemah

Sebenarnya bayi meminum air ketuban saar dalam kandungan itu merupakan sesuatu yang  normal, akan tetapi beda ketika bayi meminum air ketuban saat proses persalinan. Sebab dalam air ketuban ini sendiri terdapat berbagai macam kotoran metabolisme yang nantunya akan berdampak pada tumbuh kembang anak.