Cara Pencegahan dan Penyembuhan Disentri Pada Anak

0 Comments

Disentri merupakan peradangan usus yang dapat menyebabkan diare yang disertai dengan lendir dan darah. Ketika seseorang mengalami diare, frekuensi buang air besarnya meningkat dengan konsistensi feses yang lembek atau cair. Ada dua jenis disentri yaitu basiller yang disebut juga dengan shigellosis, yang diakibatkan oleh infeksi bakteri shigella. Selain itu ada disetri amoebiasis yang penyebabnya adalah infeksi Entamoeba Histolytica. Disentri amoeba sering terjadi pada orang-orang yang tinggal di tempat yang sanitasinya buruk. Jenis disentri basiller lebih sering dialami oleh anak-anak. Gejala penyakit yang satu ini seperti demam, mual, muntah, kram dan nyeri perut serta diare yang disertai darah dan lendir. Jika dilihat dari gejalanya disentri lebih parah dari pada diare biasa, namun penyakit ini dapat dihindarkan dari anak dengan menjaga kebersihan diantaranya sebagai berikut.

  • Selalu mencuci tangan menggunakan air dan sabun sebelum maupun sesudah makan, memasak makanan, dari toilet dan setelah mengganti popok bayi.
  • Hindari mengkonsumsi makanan yang kebersihanya kurang terjamin dan juga memastikan kebersihan air minum.
  • Memisahkan makanan yang masih mentah dan makanan sudah matang serta kurangi mengonsumsi makanan mentah.
  • Jangan biarkan makanan terkena paparan sinar matahari langsung terlalu lama dan simpanlah bahan makanan di dalam lemari pendingin.
  • Saat berada dikolam renang pastikan tidak tertelan.

Jika anak sudah terlanjur mengalami penyakit ini Anda perlu waspada dan segera mengusahankan penyembuhanya apa lagi jika menyerang anak di bawah dua bulan dengan riwayat gizi buruk harus segera dirawat di rumah sakit. Selama masa penyembuhanya anak tetap harus menerima ASI dari ibunya. Malah sangat dianjurkan untuk memberikan ASI dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya. Itu untuk bayi dibawah enam bulan, untuk bayi diatas enam bulan keatas harsu debeliran makanan seperti biasanya tanpa di modifikasi. Jika muncul gejala diare segeralah berikan lautan oralit pada anak. Namun jika kondisi anak sudah mengalami dehidrasi parah segeralah kerumah sakit agar mendapatkan pertolongan secepatnya untuk mengganti cairan tubuh yang hilang melalui infus. Cairan infus tersebut juga memberikan nutrisi penting lainya untuk anak.