Calon Ayah Harus Tahu Beberapa Peran Ayah Untuk Bayi Dalam Kandungan

0 Comments

Waktu ketika bayi dalam kandungan merupakan salah satu waktu yang paling penting bagi perkembangan bayi. Hal ini dikarenakan bayi dalam kandungan akan mendapatkan nutrisi yang diberikan oleh ibu melalui makanan yang ibu hamil konsumsi. Selain itu, bayi yang ada dalam kandungan juga perlu mendapatkan ketenangan emosional dan membangun hubungan emosional terhadap orang tuanya termasuk ayahnya. Lantas, apa yang harus seorang calon ayah lakukan?

Seorang calon ayah hendaknya memberikan perhatian yang baik kepada bayi dan juga ibu yang mengandung. Seorang ayah bisa mengantarkan ibu untuk datang ke pemeriksaan bulanan yang rutin. Hal ini dilakukan agar ayah mengetahui dengan baik, bagaimana perkembangan calon buah hati dari awal kehamilan hingga saat akan dilahirkan. Selain itu, seorang ayah juga harus membangun kedekatan emosional dengan bayi dan memberikan ketenangan pada bayi. Seperti yang telah diketahui, seorang ibu hamil membutuhkan ketenangan pikiran. Hal ini dilakukan agar perkembangan otak janin atau bayi yang dikandung dapat berjalan dnegan baik. Akan tetapi, dengan meningkatkan hormon kortisol dapat menimbulkan kecemasan yang berlebih. Oleh karena itu, tugas ayah adalah bagaimana menenangkan ibu hamil dan selalu mendukungnya. Sehingga, kondisi psikis ibu hamil yang berpengaruh terhadap proses perkembangan otak anak menjadi lebih stabil.

Selain itu, bayi dalam kandungan sejak berusia 16 minggu telah mampu mendengar suara sedikit demi sedikit. Hal ini semakin berkembang ketika bayi berusia 23 minggu. Pada usia tersebut, bayi mampu mendengarkan suara yang ada di sekitar ibu. Hal inilah yang menyebabkan bayi memberikan respons dengan cara menendang perut ibu. Seorang ayah hendaknya mulai mengajak komunikasi bayi yang ada dalam kandungan. Komunikasi tersebut penting untuk dibangun sehingga kedekatan emosional antara ayah dan anak dapat tercipta. Ayah bisa mengajak biacara bayi secara lembut serta mengusap perut ibu. Hal ini akan mengirimkan sinyal kepada bayi untuk lebih tenang. Kondisi tersebut bisa meningkatkan perkembangan otak bayi menjadi lebih baik.